Tim riset SMAN 1 Sumenep berhasil meraih medali pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 pada Sabtu (15/11/2025).

Tim riset yang terdiri dari dua siswi bernama lengkap Cameela Ahmad dan Shaheza Aleesha Risky mempersembahkan kebanggaan bagi Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep. Medali perunggu itu diperoleh setelah melewati penilaian ketat pada babak final OPSI 2025 yang digelar di Universitas Surabaya (Ubaya), Kota Surabaya.

OPSI merupakan kasta tertinggi kompetisi penelitian ilmiah tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbudristek bagi pelajar SMP dan SMA/SMK/MA sederajat. Untuk tingkat SMA Terbagi menjadi IPA (Matematika, Kimia, Biologi, dll.), IPS (Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dll.), dan IPT (Teknologi, Kesehatan, Rekayasa, dll.).

Kepala SMAN 1 Sumenep Drs. Rafiudin, M.Pd. menyambut haru prestasi yang dipersembahkan anak didiknya. Saat dihubungi, Pak Rafi, demikian nama panggilannya, sedang berada di luar kota.

Melalui saluran telepon WhatsApp ia menyampaikan rasa haru dan bahagia.

“Alhamdulillah, akhirnya anak-anak juara”. Pak Rafi berbicara terbata-bata dan suara parau, terdengar menangis bahagia atas raihan prestasi nasional oleh muridnya.

Camela dan Shaheza, demikian panggilan dua siswi peneliti peraih medali perunggu itu. Keduanya adalah siswa program riset di SMAN 1 Sumenep. Bergabung membangun satu tim proyek penelitian khusus untuk dilombakan pada OPSI tahun 2025. Melakukan proyek penelitian secara intensif dalam jangka waktu kurang lebih delapan bulan. Keduanya dibimbing oleh guru pembina riset SMAN 1 Sumenep, serta mendapatkan bimbingan khusus dari lembaga bimbingan riset siswa dan mahasiswa.

Pada OPSI 2025 Camela dan Shaheza mengajukan proposal penelitian “DEES System Drone Surveillance untuk Pengawasan Perikanan Berkelanjutan di Sumenep dengan Integrasi Data AIS Marine Traffict dan Pengembangan Aplikasi Verifikasi Legalitas Kapal”. Proposal tersebut disetujui oleh penilai dan dinyatakan layak, serta direkomendasikan untuk dilakukan penelitian atau riset lanjutan. Setelah berbulan-bulan melakukan penelitian secara intensif, akhirnya Camela dan Shaheza berhasil menyelesaikan proyek riset.

Dalam risetnya, Camela dan Shaheza membangun sistem pengawasan terhadap perikanan di laut Sumenep supaya lestari, terjaga dan berkelanjutan. Sistem pengawasan tersebut mengintegrasikan data kelautan dan legalitas kapal tangkap ikan dengan dibantu kamera pengintai berupa drone. Sistem ini bermanfaat dalam mengidentifikasi kapal yang melakukan ilegal fishing dan berbagai teknik penangkapan ikan yang dilarang oleh pemerintah.

Data identifikasi ilegal fishing yang dikirim oleh sistem tersebut menjadi dasar oleh pihak otoritas keamanan laut Kabupaten Sumenep untuk melakukan penangkapan atau pengusiran terhadap kapal penangkap ikan yang melakukan aksi ilegal di perairan laut kabupaten Sumenep. Sistem ini bermanfaat dalam menciptakan sistem perikanan yang berkelanjutan demi memelihara habitat laut yang yang lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, dan secara khusus bagi nelayan kabupaten Sumenep.

Camela dan Shaheza berhasil menembus babak final yang dihelat di Universitas Surabaya (Ubaya). Selama enam hari, mulai tanggal 11 sampai 16 (11/2025), keduanya wajib mengikuti seluruh rangkaian acara babak final. Keduanya menghadapi penilaian langsung dari penilai yang semuanya bergelar profesor. Dimulai dari laporan karya penelitian, presentasi di hadapan beberapa profesor, pameran karya penelitian, hingga melayani pertanyaan dari pengunjung stan pameran.

Setelah melewati penilaian ketat, akhirnya mendapatkan hasil menggembirakan. Kerja keras, jerih payah, serta pengorbanan peneliti muda asal kota keris itu mendapatkan buahnya. Panitia OPSI 2025 mengumumkan tim riset SMAN 1 Sumenep sebagai juara menyabet medali perunggu. Nama SMAN 1 Sumenep menggema di podium kehormatan OPSI 2025. Cameela Ahmad dan Shaheza Aleesha Risky mendapat pengalungan medali perunggu oleh panitia.

Raihan medali perunggu pada OPSI 2025 merupakan raihan kali pertama semenjak tim riset SMAN 1 Sumenep aktif dalam olimpiade penelitian siswa SMA. Setiap tahun tim riset SMAN 1 Sumenep berhasil menembus babak final. Akhirnya, pada tahun ini sukses menyabet medali perunggu. Semoga sabetan medali perunggu tahun ini akan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.[Syafiuddin Syarif] 

Leave a Comment